PELAYANAN TERA DAN TERA ULANG DI KANTOR

PELAYANAN TERA DAN TERA ULANG DI KANTOR

  1. DESKRIPSI

SOP ini mengurai tata cara kegiatan pelayanan tera dan tera ulang di kantor

  1. Pihak yang Terkait
  1. UPTD Layanan Metrologi Legal
  2. Penera
  3. Pelaksana Administrasi
  4. Wajib TTU
  1. Formulir/Dokumen yang dgunakan
  1. Formulir bukti order
  2. Formulir kaji ulang permintaan
  3. Buku register
  4. Formulir SKHP
  5. Formulir SKRD
  6. Intruksi Kerja
  7. Cerapan TTU
  1. Output yang dihasilkan
  1. Wajib TU mengajukan permohonanan Tera/tera ulang ke kantor UPTD layanan metrologi legal
  2. Pelaksanaan adiministrasi menerima permohonan dan memeriksa ruang lingkup pelayanan UPTD. Jika masuk dalam ruang lingkup maka meregister permohonan dan memeriksa kelengkapan, mengecek visual, memberikan bukti order dan menyerahkan ke ruang TTU. Jika tidak masuk dalam tuang lingkup maka UTTP dikembalikan kepada WTTU, dicatat dalam formulir kaji ulang permintaan TTU. Selanjutnya direkomendasikan untuk dilakukan TTU ke UML terdekat yang memiliki ruang lingkup diinventarisasi untuk di TTU melau MoU atau Fasilitasi TTU
  3. Penera melakukan pengujian TTU, mengisi cerapan TTU. Jika sesuai maka UTTP dibubuhkan Tanda Tera dicap sah dan atau cerapan TTU diserahkan ke pelaksana adm. Untuk diterbitkan SKHP berdasarkan TTU. Jika tidak dapat diperbaiki, maka UTTP ddibubuhkan tanda BATAL dan dikembalikan ke Wajib TTU
  4. Pelaksana administrasi mempersiapkan konsep SKHP sesuai data cerapan dari penera
  5. Kepala UPTD Layanan Metrologi Legal berwenang memeriksa dan menandatangani SKHP
  6. Pelaksanaan Administrasi menerbitkan SKHP dan SKRD, memberikan UTTP dan atau SKHP kepada Wajib TTU berdasarkan dokumen TTU